rukun hai dan umrah

Rukun Haji dan Umrah, Beserta Syaratnya Secara Lengkap

Rukun haji dan umrah – Haji dan umrah merupakan salah satu rukun islam yang ke lima, menjalankan ibadah haji sangat wajib dikerjakan bagi umat islam seluruh dunia, baik laki-laki maupun perempuan.

Menunaikan ibadah haji adalah melakukan amal ibadah tertentu bagi umat islam, yang mampu niat secara yang benar karena mencari keridhaan Allah SWT.

Dan serta mampu dalam fisik, rezki, maupun ilmu secara benar, yang diajarkan oleh nabi Saw. Melaksanakan ibadah haji juga kegiatan pada waktu yang sudah ditentukan, yaitu pada bulan Dzulhijjah.

pelajaransekolahonline.com

Kalau kita perlu ketahui yang dimaksud dengan waktu tertentu adalah pada bulan haji yang dimulai bulan syawal sampai 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Dan amalan yang wajib dikerjakan pada haji ialah thawaf, sa’i, wukuf, mazbit di muzdalifah, melempar jumrah, dan mabit di mina.

5 Syarat Wajib Rukun Haji dan Umrah

elqotravel.com

1 Islam

Islam adalah merupakan salah satu ibadah haji yang wajib dikerjakan bagi umat muslim, dan bagi yang mampu untuk melaksanakannya. Ibadah haji sudah ada waktu tertentu untuk mengerjakan yaitu berada di kota makkah maupun di madinah.

Jadi ibadah haji tidak sah dan haram yang dilaksanakan seperti orang kafir, karena dia tidak menyembah kepada Allah SWT.

2 Baligh

Bagi yang sudah baligh, agar dianjurkan untuk melakukan ibadah haji, namun ada seseorang yang melakukan ibadah haji masih belum baligh, maka ibadah tersebut tidak diterima oleh Allah.

Baca Juga  Bacaan Doa Sholat Dhuha Lengkap | Dzikir, Niat Serta Niatnya

Dan sebaliknya, kalau ada seseorang yang melakukan ibadah haji karena sudah baligh, maka ibadah tersebut diterima oleh Allah.

3 Berakal Sehat/Tidak Gila

Orang yang mempunyai penyakit karena otaknya tidak berfungsi maka tidak wajib untuk melaksanakan ibadah haji, kalau mereka memaksa untuk ibadah haji maka ibadahnya tidak diterima.

Syarat berakal sehat adalah dia yang mengerti rukun haji dan umrah dan mengetahui tentang ajaran haji atau sunnah haji dengan sebenarnya.

4 Merdeka

Ada seseorang yang melakukan atau berstatus budak, maka tidak wajib haji, namun jika ia melaksanakan haji, maka hajinya akan diterima oleh Allah.

5 Berkemampuan

Berkemampuan hal-hal yang dimaksud berikut ini:

  • Berbadan sehat dan bebas penyakit, yang dapat untuk melakukan ibadah haji dengan sempurna, hal ini yang diketahui oleh para pengurus haji.
  • Tidak lemah fisik karena usia yang telah lewati, perlu kita waspadai adalah resiko fatal atau bahkan meninggal dunia, jika ia tetap pergi haji.
  • Adanya rezki dan nafkah kita dari kebutuhan pokoknya yang untuk dirinya sendiri, dan keluarganya yang ditinggalkan, hingga dia kembali berkumpul bersama keluarganya
  • Tidak ada halangan untuk melaksanakan ibadah haji, misalkan ada anaknya yang di penjara maupun hukuman atau ancaman kepada orang-orang yang zalim.
  • Ada biaya untuk kendaraan melaksanakan haji ketika pergi maupun ketika pulag kembali ke asalnya.

Rukun Haji

abmrukunhj.wordpress.com

1 Ihram

123rf.com

Ihram adalah karena niat dengan sebaik mungkin, yang menunaikan ibadah haji  dengan besamaan memakai baju ihram.

2 Wukuf

pecerakinminda.blogspot.com

Wukuf adalah berhenti untuk mengunjungi diri di padang Arofah pada tanggal 9 dzulhijjah, wukuf di padang Arofah merupakan salah satu rukun ibadah haji yang dilakukan kepada umat islam seluruh dunia.

3 Thawaf

arminarekasurabaya.wordpress.com

Thawaf adalah yang mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, akan tetapi diputaran tiga pertama dilakukan lari-lari kecil , dan dilanjutkan untuk berjalan biasa.

Tahwaf juga dimulai dan berakhir di Hajar Aswad dengan menjadikan disebelah kiri. Bagi yang tidak bisa berjalan cepat atau hampir mendekati Ka’bah, boleh thawaf sedapatnya, dan disunahkan rukun yunani dan mencium Hajar Aswad atau mengusapnya pada setiap tujuh kali putaran.

4 Sa’i

nengpuspa.wordpress.com

Sa’i adalah berlari-lari kecil dari bukit shofa ke bukit marwah sebanyak tujuh kali. Sa’i juga merupakan yang bersifat sunnah, dan sa’i tidak boleh diwakilkan kepada orang lain, agar rukun ibadah ini dilaksanakan dengan sah.

5 Tahallul

yanto-alazhar.blogspot.com

Tahallul Bercukur atau Bergunting adalah sebagian atau seluruh rambut di kepala atau menggunting sekurang-kurangnya tiga helai rambut, khusus bagi wanita.

6 Tertib

Tertib yang dimaksud di sini adalah mengerjakan kegiatan yang sesuai dengan urutan yang telah ditetapkan di atas, dan tidak ada yang tertinggal satu kalipun.

Rukun Umrah

rukun hai dan umrah
pinterest.com

1 Ihram

Ihram adalah Niat untuk melakukan ibadah umrah atau ibadah haji. Jika tidak diniatkan maka ibadah umrah maupun ibadah haji akan tidak diterima oleh Allah.

Niat umrah juga bisa disebut  untuk mengambil mikot, diambilnya saat di Birr Ali, yakni suatu tempat antara di kota Makkah dan di kota Madinah, yang berada di samping jalan raya Makkah atau Madinah.

2 Thawaf Ka’bah

Thawaf adalah yang mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, akan tetapi diputaran tiga pertama dilakukan lari-lari kecil , dan dilanjutkan untuk berjalan biasa.

Tahwaf juga dimulai dan berakhir di Hajar Aswad dengan menjadikan disebelah kiri. Bagi yang tidak bisa berjalan cepat atau hampir mendekati Ka’bah, boleh thawaf sedapatnya, dan disunahkan rukun yunani dan mencium Hajar Aswad atau mengusapnya pada setiap tujuh kali putaran.

3 Sa’i Berjalan atau Berlari-lari Kecil

Sa’i adalah rukun umrah yang ke tiga umat muslim melakukan rukun-rukun pertama dan kedua merupakan niat ihram di Masjid Birr Ali Madinah dan Thawaf di Masjidil Haram Makkah.

Sa’i juga dilakukan melalui berjalan sama dengan berlari-lari kecil sebanyak tujuh kali dengan seterusnya antara bukit shafa dan bukit marwah. Bisa juga ibadah sa’i dapat dilaksanakan dalam keadaan tidak berwudhu dan haid atau nifas.

4 Tahallul

Tahallul yang artinya dihalalkan. Yaitu dihalalkan bagi para jamaah umrah untuk melakukan hal-hal yang sebelumnya dilarang ketika melakukan ihram.

Dan juga dilaksanakan dengan mencukur rambut dengan menimalnya sebayak tiga helai.

5 Tertib

Yang dimaksud dengan tertib adalah rukun-rukunnya harus terpenuhi dan tidak ada yang tertinggal,

juga melakukan secara berturut-turut dari rukun umrah yang pertama hingga yang keempat, misalkan kalau mengerjakannya tidak secara berurutan maka ibadah umrah akan tidak diterima.

Ya, ini saja yang bisa kami sampaikan terkait dengan rukun haji dan umrah, mudah-mudahan apa yang bisa kami sampaikan bisa bermanfaat untuk kita semuanya.

Tinggalkan komentar