Kondisi Danau Tiberias Saat Ini Inilah Tanda Kiamat Sudah Dekat

Selamat jumpa lagi teman-teman yang saya senangi kali kami akan bahasa secara kengkap tentang danau tiberias. Sudah tahukah Anda mengenai danau ini? Yang mana danau tersebut sedang mengalami kekeringan atau airnya sudah surut.

Nah, bagi Anda yang belum tahu dan penasaran untuk lebih mengetahui dan mendalami mengenai danau ini, simak terus ulasan dibawah.

Perlu Anda ketahui, bahwa sebentar lagi akan terjadi kiamat. Kenapa bisa begitu? Sebab dengan berbagai tanda-tanda datangnya hari kiamat yang hanya akan disaksikan dan dialami oleh orang-orang kafir sudah bermunculan.

Salah satunya adalah mengeringnya sungai tiberias. Penasarankan? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Danau Tiberias?

kondisi danau tiberias

Danau Tiberias adalah salah satu yang terletak di dekat dataran tinggi Galon. Danau ini sering kali disebut dengan banyak sekali nama, antara lain adalah Danau Galilea.

Danau Kineret, Danau Kinerot, Danau Genesaret dan Laut Tiberias. Kedalaman danau ini mencapai 4 m (141 kaki), luas sebesar 166 km2(64 sq mi). Danau ini terletak di bawah permukaan sekitar 211.315 meter (693.29 ft).

Dari beberapa danau yang terendah di dunia ini, Danau ini merupakan danau terendah kedua setelah Laut Mati.

Air yang mengaliri danau ini adalah sungai Yordan yang berasal mengalir dari utara ke selatan serta terdapat beberapa air mata yang muncul dari tanah.

Danau Tiberias Kering, Salah Satu Tanda Kiamat

misteri danau tiberias

Sebagai orang muslim, harus benar-benar memperhatikan hal ini. Namun yang terjadi sampai sekarang,

banyak sekali yang mengabaikannya bahkan tidak mau peduli dengan hal ini. Kenapa kita harus memperhatikannya betul ? Sebab, ini merupakan hal yang sangat penting.

Dalam suatu hadits panjang yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ra, terdapat suatu kata yang menyebutkan kata Tiberias.

Pada hadits tersebut berkaitan erat mengenai fitnah-fitnah yang bermunculan yang menjadi tanda akan munculnya hari kiamat. Fitnah yang dahsyat salah satunya adalah munculnya Al-Masiih Dajjal.

Dalam hadits yang panjang tersebut dikisahkan ada 30 orang dan juga satu orang yang bernama Tamim Ad-Daari yang mereka berasal dari Arab Nasrani. Yang mana kapal mereka terdampar di suatu pulau.

Di pulau tersebut mereka berjumpa dengan sesosok lelaki bertubuh paling besar dan kuat yang selama ini mereka lihat.

Namun, tangannya terbelenggu di lehernya dan juga antara lututnya dengan mata kakinya terbelenggu oleh besi. Seketika itu, terjadilah dialog antara lelaki dengan Tamim Ad-Daari. Menurut beberapa pendapat ia adalah Dajjal.

Sesosok lelaki tersebut bertanya: Beritahukan kepadaku mengenai kurma Baisan! Lantas mereka pun menjawab:

Apa yang kamu tanyakan mengenai kurma Baisan? Ia berkata: Aku bertanya mengnai buahnya, apakah pohon tersebut sudah berbuah? Mereka menjawab: Ya, sudah berbuah. lelaki itu langsung berkata: Ketahuilah bahwa sebentar lagi pohon itu tidak akan berbuah lagi.

Kemudian Sesosok lelaki tersebut melanjutkan lagi dengan pertanyaan: Beritahukan kepadaku mengenai Danau Thabari (Tiberias)! Mereka bertanya: Apa yang kau ingin ketahui dari Danau Thabari (Tiberias)? Ia pun berkata: Adakah air padanya?

Mereka langsung menjawab: Airnya banyak. Sahut si lelaki terbut seraya berkata: Ketahuilah, bahwa airnya sebentar lagi akan habis.

Dan masih banyak sekali pertanyaan yang ditanyakan oleh sesosok lelaki besar yang terbelenggu tersebut.

Pada intinya, Lelaki tersebut (Al-Masih Dajjal) sudah memberikan pernyataan mengenai tanda-tanda yang mendekati terjadinya hari kiamat atau munculnya Al-Masih Dajjal salah satunya adalah mengering nya Danau ini.

Kondisi Danau Tiberias Saat Ini

danau tiberias dan dajjal

Air Danau Tiberias yang menjadi sumber air utama untuk bangsa Yahudi ini semakin berkurang dan surut. Oleh sebab itu, pemerintahan dan warga Yahudi pun khawatir akan hal ini.

Sehingga pemerintah Yahudi mengumumkan kepada masyarakatnya supaya menghemat air yang terdapat di Danau ini.

Semenjak dari 2004 debit air yang terdapat di Danau ini sudah mengalami penyusutan yang dahsyat.

Penyusutan tersebut mencapai 16 meter, Dan kabar terakhir dari Menteri Pertanian Yahudi menyatakan ditempat umum bahwa debit air di Danau ini sangat mengkhawatirkan.

Hal ini bukan hanya mengancam bahaya untuk bangsa Zionis Israel saja. Namun, hal ini juga menjadi perhatian khusus bagi umat muslim dunia. Sebab dengan mengeringnya Danau ini, menandakan telah dekatnya terjadinya hari kiamat dan datangnya Al-Masih Dajjal.

Dan juga mantan Mufti kota Mesir yaitu Syaikh Dr. Ali Gomaa memaparkan bahwa semakin menyusutnya dan mengering nya Danau ini menandakan terjadinya kiamat kubra.

Untuk itu, kita sebagai orang yang beriman, harus tetap menjaga iman dan taqwa agar kita diberi keteguhan.

Apa Pentingnya Bagi Kita?

Mungkin bagi sebagian orang informasi ini dianggap tidak penting bahkan tidak menjadi urusannya. Namun bagi setiap muslim-mukmin yang peduli dengan tanda-tanda Akhir Zaman informasi ini sangat berharga dan sangat serius. Mengapa?

Karena ini salah satu dari sebuah hadits panjang yang diriwayatkan oleh Imam Muslim yang terdapat kata “Danau Tiberias”. Dan hadits tersebut berkaitan erat dengan bakal keluarnya fitnah paling dahsyat sepanjang zaman, yaitu fitnah al-Masih Ad-Dajjal.

Hadits tersebut sangat panjang. Di dalam hadits tersebut dikisahkan bagaimana seorang pelaut Arab Nasrani bernama Tamim Ad-Dari bersama 30 orang awak kapalnya terdampar di sebuah pulau.

Setelah itu di dalam pulau itu dia akan menjumpai seorang lelaki yang menurutnya digambarkan sebagai “orang terbesar yang pernah kami lihat, paling kuat dan tangannya terbelenggu di leher, antara lutut dan mata kakinya terbelenggu besi”.

Setelah itu akan terjadi dialog antara Tamim Ad-Dari dengan lelaki misterius yang ternyata adalah Al-Masih Ad-Dajjal. Dialog tersebut sebagai berikut:

Dia Mengatakan: Beritahukan padaku terkait kurma Baisan. Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan ini? Ia menjawab lagi:

Aku bertanya pada kalian terkait kurma nya, apakah sudah berbuah? Kami mengatakan: Ya. Ia berkata: Ingat, ia hampir tidak membuahkan lagi. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang danau Thabari (Tiberias).

Kami bertanya: Tentang apanya yang kau tanyakan? Ia menjawab: Apakah ada airnya? Mereka menjawab: Airnya banyak. Ia berkata: Ketahuilah, airnya sebentar lagi akan habis.

Ia berkata: Beritahukan padaku terkait mata air Zughar. dan mereka akan bertanya: Terkait apanya yang kau tanyakan? Ia berkata: Apakah disana ada airnya dan apakah penduduknya bercocok tanam dengan air itu? Kami menjawab:

Ya, airnya banyak dan penduduknya bercocok tanam dengan air itu. Ia berkata: Beritahukan padaku tentang Nabi orang-orang buta huruf, bagaimana keadaannya? Mereka akan menjawab: Ia sudah muncul dari Makkah dan tinggal di Yatsrib. Ia bertanya: Apakah orang-orang arab memeranginya?

Kami menjawab: Ya. Ia bertanya: Apa yang mereka kerjakan terhadapnya? Lalu kami memberitahu nya bahwa beliau menang atas bangsa arab di setelahnya dan mereka menaatinya.

Dan ia akan bertanya pada mereka: Itu sudah terjadi? Kami menjawab: Ya. Ia berkata: Ingat, sesungguhnya itu baik bagi mereka untuk menaatinya. Aku akan kasih tau terhadap kalian siapa aku. Aku adalah Al Masih (Ad-Dajjal) dan aku sudah hampir diizinkan untuk keluar lalu aku akan keluar.” (HR. Muslim – 5235)

Berdasarkan hadits di atas berarti Ad-Dajjal sudah mengungkap kunci-kunci karena terjadinya yang menjadi indikator kapan ia bakal diizinkan untuk keluar dan menebar fitnah-fitnahnya. Dan salah satu indikator sudah dekatnya saat Ad-Dajjal keluar adalah bilamana air Danau ini telah menyusut.

Ya, ini saja dari penjelasan mengenai Danau Tiberias sudah cukup jelas dan bisa dipahami serta dapat diambil pelajarannya. Semoga dengan ulasan di atas bermanfaat untuk kita semua dan selalu waspada atas perkara ini.

Tinggalkan komentar