budidaya sapi

7 Cara Ternak Sapi Potong Lokal, Betina Terbaik Bagi Pemula

Cara Ternak Sapi Selamat datang teman teman yang saya senangi hari ini saya akan membahas mengenai tentang cara ternak sapi potong, jenis sapi untuk pemilihan, kandang sapi untuk lokasi, kandang sapi untuk persiapan, pembibitan ternak sapi, memelihara sapi, memelihara ternak sapi, cara pengendalian penyakit sapi.

Kami akan membahas mengenai cara beternak sapi betina, lokal, potong bagi pemula. Karena pada pertumbuhan penduduk di Indonesia berkembang pesat dan permintaan terhadap daging sapi juga tinggi.

Apalagi terhadap jumlah produksi daging sapi di dalam negeri masih belum bisa menutupi jumlah kebutuhan masyarakat akan konsumsi daging, hingga akhirnya ada defisit bahwa pemerintah kemudian mengimpor daging sapi dari negara tetangga. Nah berikut ini cara membuat pakan ternak sapi yang benar dan dijamin sukses.

Cara ternak Sapi Potong

1. Jenis Sapi Untuk Pemilihan

ternak sapi
youtube.com

Dalam ternak sapi sebaiknya Anda harus memilih jenis sapi yang sangat cocok untuk pembiakan di area lokasi Anda. Beberapa contoh ternak lokal yang ditemukan di provinsi Banten pada umumnya dapat digunakan sebagai usaha untuk penggemukan sapi.

Tapi tidak semua jenis ternak bisa digunakan untuk penggemukan, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam memilih jenis sapi ternak yaitu jumlah populasi sapi, kenaikan pada populasi akan tetapi pada setiap tahun, penyebarannya, produksi karkas, dan penggunaan yang efisien dengan pakan sapi.

Baca Juga  Cara Membuat Sangkar Jebakan Kandang Burung Terbaik untuk Pemula

Jenis-jenis sapi ternak pada umum yang di temukan di Indonesia oleh karena itu sapi lokal dan impor daging sapi. Setiap sapi mempunyai sifat genetik yang kuat dan dapat dilihat dari bentuk fisiknya serta pada proses tingkat pertumbuhannya. Sapi lokal sering digunakan sebagai sumber daging, yaitu dengan sapi Ongole, sapi PO (Peranakan Ongole), sapi Bali dan yang terakhir sapi Madura. Selain itu, sering ada sapi Aceh untuk di ekspor ternak ke Pinang Malaysia.

Akan tetapi ada beberapa jenis sapi lokal di Indonesia, yang sangat populer adalah sapi PO, sapi Bali, sapi Brahman dan yang terakhir sapi Madura. Untuk sapi Bali mempunyai berbobot 300-400 kg dan proporsinya mencapai 56,9%. Akan tetapi untuk sapi Brahman meempunyai sifat-sifat dan persentase karkas dari 45%. Sapi Brahman memiliki hak istimewa itu adalah ketika memilih makanan yang tidak terlalu selektif. makan apa-apa dia ingin makan. Sapi juga memiliki keuntungan yang lebih kebal terhadap gigitan kutu, nyamuk dan tahan terhadap cuaca panas.

2. Kandang Sapi Potong Untuk Lokasi

budidaya sapi
sangthothon.blogspot.com

Lokasi yang paling sangat ideal untuk penempatan kandang sapi potong yang jauh dari pemukiman, jarak minimum kandang dan tempat tinggalnya sekitar 10 meter. Kalau bisa untuk lokasi kandang dekat dengan lahan pertanian dan mudah di jangkau dengan kendaraan. Selain itu, lebih baiknya untuk sinar matahari bisa langsung masuk ke halaman kandang untuk menjaga kelembapan kandang.

3. Kandang Sapi Untuk Persiapan

jenis sapi
ekspedisilmu.web.id

 Untuk Persiapan Jenis kandang mempunyai dua unsur, yaitu dengan bentuk ganda atau tunggal, kalau bisa disesuaikan dengan jumlah sapi yang sedang pelihara. Posisi kandang satu jenis penempatan sapi hanya dilakukan menjadi satu baris atau satu jajar,

sedangkan untuk penempatan tipe kandang ganda, untuk penempatan sapi dua baris bisa saling berhadapan atau berlawanan. Umumnya dibuat ganda, karena di antara lain untuk kedua barisan tersebut bisa dibuat untuk jalan.

Kalau bisa untuk lantai kandang agar tetap bersih nyaman dan tidak lembab untuk mencegah timbul dengan berbagai berbagai ciri penyakit. Untuk lantai kandang bisa dijadikan dari semen atau tanah yang padat, yang terpenting adalah apabila lantai mudah dibersihkan dari kotoran sapi.

Bisa Anda gunakan dengan jerami kering sebagai alas untuk menjaga agar kandang tetap hangat. Setelah itu bisa Anda cuci kandang atau peralatan yang telah digunakan dengan larutan desinfektan, hanya untuk mencegah jamur pada pertumbuhan penyakit. Berikut ini cara untuk pembuatan kandang sapi potong.

  • Ukuran untuk kandang yang ideal untuk satu ekor jantan dewasa adalah 1,5 x 2 meter dan 2,5 x 2 meter
  • Ukuran kandang yang ideal untuk satu betina dewasa adalah 1,8 x 2 meter
  • Ukuran kandang yang ideal untuk satu betis adalah 1,5 x 1 meter

4. Pembibitan Ternak Sapi

sapi ternak
kelompokternakpucakmanik.blogspot.com

Dengan melakukan pembibitan ternak sapi potong, yang sangat perlu kita perhatikan adalah.

  • mempunyai tanda telinga,
  • Mempunyai tanda telinga, dalam arti betis (betis) sudah terdaftar dan secara jelas silsilah.
  • Matanya akan terlihat bersih dan cerah.
  • Tidak ada lagi yang mengganggu untuk pernafasan nya atau hidungnya tidak mengeluarkan lendir.
  • Saat mau menyentuh terhadap kukunya tidak akan terasa panas.
  • Setelah itu untuk kulit atau bulunya akan terlihat bersih tidak terinfeksi atau berbahaya.
  • Perhatikan pada bagian ekor dan duburnya, apakah ada tanda-tanda diare?
  • Tidak ada kerusakan pada pada kulit atau bulu rontok.

5. Pemeliharaan Sapi

sapi gemuk
peternakanpadangpanjang.wordperss.com

Sapi sangat membutuhkan untuk pakan yang sehat atau setara dengan bahan pakan yang dibutuhkan, setiap hari sapi sangat perlu memberi pakan sekitar 10% berat badannya atau bisa juga ditambah dengan tambahan pakan sekitar 1-2% dari berat badan.

Untuk pakan tambahan seperti bekatul dan bisa juga dengan dedak yang berupa sangat halus, ampas tahu, singkong, bungkil kelapa yang diberi pakan rumput secara bersamaan. Selain itu, Anda bisa menambahkan larutan mineral dengan garam dan dapur. Untuk campuran pakan sapi dengan jumlah tertentu dan dosisnya biasa disebut ransum.

Bisa diperkirakan dengan jenisnya, pakan hijau dibagi menjadi 3 kategori yait

  • Untuk pakan kering.
  • Bisa juga dengan pakan segar
  • Dan yang terakhir silase. 

Pada Jenis pakan seperti yang berwarna hijau segar seperti rumput, kacang-kacangan, dan tanaman hijau lainnya. Ada beberapa jenis lain rumput yang lebih baik untuk digunakan untuk pakan ternak meliputi daun turi, daun lamtoro, rumput gajah, rumput raja dan lain sebagainya.

Pada hijau kering merupakan salah satu jenis pakan yang berasal dari pakan hijauan yang segar, ini secara sengaja untuk dilakukan dengan dikeringkan agar bertahan lebih lama. Misalkan seperti jerami padi, jerami jagung, dan jerami kacang tanah yang sering digunakan saat musim kemarau telah tiba waktunya.

Pakan Jenis yang ketiga merupakan salah satu silase, silase ini adalah pakan yang begitu segar dan diawetkan. Cara membuat silase adalah dengan cara melakukan menutup rapat hijauan yang begitu segar setelah itu nanti akan terjadi proses fermentasi. Ada beberapa contoh rumput silase yang sudah dikenal oleh masyarakat sekitar yaitu

  • Silase rumput.
  • Silase jagung.
  • Silase jerami padi silase dan masih banyak lagi.

6. Memelihara Ternak Sapi

sapi sapi
ternakonline.wordpress.com

Untuk kotoran sapi lebih baiknya segera dipindahkan ke tempat lain nanti akan memudahkan proses fermentasi yang perlu membutuhkan selama 1 sampai 2 minggu. Karena kotoran sapi ini bisa dijadikan sebagai pupuk untuk kandang, kalau bisa untuk kondisi kandang sapi tidak akan tertutup dan pastikan saja yang terjadi sirkulasi udara merupakan sangat baik untuk di dalamnya.

Anda bisa sediakan air minum yang bersih untuk sapi setiap saat. Tempatkan wadah yang khusus untuk minum sapi saat di luar kandang, akan tetapi bisa terjangkau oleh sapi. Sebaiknya tempat pakan dan wadah air lebih tinggi agar tidak diinjak-injak dengan kaki sapi.

7. Penyakit Sapi Cara Pengendalian

kesehatan ternak sapi
drhmurni.blogspot.com

Dalam pengendalian penyakit, hal utama yang harus dilakukan adalah terhadap pencegahan penyakit daripada pengobatan, karena penggunaan obat akan meningkatkan biaya produksi dan tidak menjamin keberhasilan pengobatan. Upaya pencegahan yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan sapi adalah sapi tua yang menderita penyakit agar tidak menyebar ke sapi sehat lainnya.

Berikut ada Beberapa Macam Cara yang Bisa Dilakukan Untuk Mencegah Penyakit Sapi

1) Pemanfaatan terhadap kandang karantina. Ternak sapi yang baru saja dibawa masuk, lebih baiknya untuk dipisahkan terlebih dahulu bisajuga dengan melakukan dengan karantina. Ini bertujuan untuk memantau kondisi sapi baru, dan juga sebagai cara akan membuat sapi beradaptasi dengan lingkungan yang lebih baru. Ketika karantina sapi sekitar satu minggu. Pada saat karantina, sapi dianjurkan diberi obat cacing terlebih dahulu.

2) Selalu menjaga kebersihan kandang sapi. Sapi yang digiling secara intensif akan menghasilkan banyak kotoran karena mereka mendapatkan cukup pakan, sehingga pembuangan limbah harus dilakukan kapan saja jika kandang mulai kotor untuk mencegah perkembangan bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit.

3) Vaksinasi bisa Anda berikan pada sapi potong yang baru, terutama untuk penyakit yang menular terhadap sapi. Penyediaan vaksin yang memadai dilakukan saat hewan tersebut berada di dalam kandang karantina. Vaksinasi yang terpenting saat dilakukan dengan vaksinasi antraks.

Ya, ini saja yang bisa saya sampaikan mengenai tentang cara ternak sapi, dan di dalam artikel ini juga membahas mengenai tentang cara ternak sapi potong, jenis sapi untuk pemilihan.

Selanjutnya kandang sapi untuk lokasi, kandang sapi untuk persiapan, pembibitan ternak sapi, memelihara sapi, memelihara ternak sapi, cara pengendalian penyakit sapi. mudah-mudahan apa yang bisa saya sampaikan bisa bermanfaat untuk kita semuanya.

Baca Juga Gambar Grafiti dan Doa Sholat Dhuha

                                                                                  Cara Ternak Sapi

Tinggalkan komentar